Latest Posts

Kesenjangan sosial.

Kehidupan Korea Selatan Yang Sebenarnya

Kehidupan Di Korea Selatan – Kalau mengintip kehidupan orang Korea lewat serial dramanya, kamu pasti merasa kalau hidup di Korea itu pasti romantis, seru dan menyenangkan. Tapi apa kamu tahu, menurut OECD Better Life Index, Korea Selatan termasuk salah satu negara yang menduduki peringkat terendah dalam tingkat kebahagiaan warganya? Benarkah hidup di Korea Selatan tak seindah di drama-drama? Kalau iya, apakah alasannya?

1. Mereka melewati musim dingin yang berat tiap tahun.

Fakta Korea Selatan

Kita selalu beranggapan kalau musim dingin itu indah dan romantis, memang benar, tapi tidak selalu begitu, lho. Memang tidak separah di Rusia, tapi musim dingin di Korea juga cukup berat. Ditambah lagi debu kuning dari gurun-gurun di Mongol, badai dan angin yang kencang. Musim dingin yang berat dapat menyulitkan hidup banyak warga.

2. Tidak bisa bersantai.

Tidak bisa bersantai.

Warga Korea dikenal dengan budaya yang ‘cepat-cepat’ atau tidak bisa bersantai. Coba saja kamu mengunjungi stasiun subway saat jam kerja, kamu akan melihat orang-orang berlari ke sana dan ke mari, tak peduli dengan sekelilingnya, mereka hanya ingin cepat-cepat. Hidup mereka serasa terus dikejar waktu dan ini dapat memberi tekanan pada hidup orang sehari-harinya.

3. Senioritas yang juga mengakibatkan bullying.

Senioritas yang juga mengakibatkan bullying.

Bullying sangatlah umum terjadi di kalangan orang Korea, terutama mereka yang masih sekolah dan kuliah. Umur atau tingkatan adalah hal yang penting bagi mereka, di mana yang tua atau bertingkat tinggi bisa seenaknya mem-bully mereka yang ‘dibawahnya’.

4. Standar kecantikan yang kurang realistis.

Standar kecantikan yang kurang realistis.

Kalau berpikir tentang orang Korea, kita pasti berpikir kalau mereka itu ganteng dan cantik. Tidak ada yang salah dengan menjadi orang yang rupawan, tapi Korea sudah sangat terpaku dengan gambar kecantikan sehingga mereka jadi sangat terobsesi denganya. Mereka yang tidak cantik diperlakukan berbeda dengan mereka yang cantik. Akhirnya orang-orang lebih memutuskan untuk berpikir pendek dan melakukan operasi plastik saja, bagaimanapun caranya asalkan bisa tampil cantik saja.

5. Standar akademik yang tidak realistis.

Standar akademik yang tidak realistis.

Anak-anak SMP dan SMA di Korea tidak akan pulang rumah sebelum jam 10 malam. Apa yang mereka lakukan? Mereka harus belajar, belajar dan belajar. Les sudah bukanlah pilihan, tapi kewajiban. Tidak ada tugas atau PR pun, mereka tetap harus duduk di meja dan belajar sampai larut malam. Akhirnya banyak dari mereka yang tidak bisa menikmati hidup mereka karena selalu ditekan dengan tuntutan belajar.

6. Kompetitif dalam segala hal.

Kompetitif dalam segala hal.

Terutama dalam hal akademik, Korea Selatan sangatlah kompetitif. Misalnya, dalam sebuah kelas, jika kita mendapat nilai 90 tapi orang-orang lain mendapat nilai 95, maka nilai kita di rapot akhir tidak keluar sebagai A tapi B atau C, karena dibandingkan orang lain nilai kita lebih buruk. Karena sistem yang demikian, akhirnya orang Korea lebih terfokus untuk saling berkompetisi dengan orang lain dibandingkan belajar untuk dirinya sendiri. Tidak peduli kalau kita dapat nilai hanya 60, asalkan orang lain dapat lebih rendah dari kita.

7. Kesenjangan sosial.

 

 

Kesenjangan sosial.

Di Korea Selatan juga terdapat kesenjangan sosial yang cukup besar. Tingkat sosial sangatlah penting dan mereka yang di atas, lagi-lagi, bisa seenaknya mem-bully mereka yang di bawah.

8. Kesenjangan dalam pendapatan.

Kesenjangan dalam pendapatan.

Bisa dibilang Korea Selatan adalah negara yang makmur, tingkat pertumbuhan ekonominya sangatlah baik. Akan tetapi, kekayaan itu tidak terbagi rata dalam negaranya. Kesenjangan dalam pendapatan sangatlah tinggi dan mereka yang ada di bawah sudah tidak mungkin rasanya bisa berkompetisi dengan mereka yang ada di atas.

9. Masih sedikit tertutup.

Masih sedikit tertutup.

Meskipun bisa dibilang negara yang demokratis dan maju, masih ada bagian dari Korea Selatan yang agak tertutup dan konservatif. Banyak dari warganya yang tidak bisa lepas dari jerat sosial dan politik dan tidak bisa dengan bebas mengutarakan isi hatinya. Terutama mereka yang posisinya rendah dalam tingkat sosial dan ekonomi.

10. Perseteruan dengan Korea Utara yang tak kunjung selesai.

Perseteruan dengan Korea Utara yang tak kunjung selesai.

Konflik Korea Utara dan Korea Selatan tidak kunjung berhenti. Meskipun situasi bisa dibilang aman saat ini, tekanan dari Korea Utara bisa datang kapan saja. Untuk mempersiapkan hal ini, semua pria di Korea Selatan mengikuti wajib militer selama 18 bulan. Karena ketengangan politik ini, banyak dari kaum pria di Korea Selatan yang stress karena harus berhenti sekolah atau bekerja untuk mengikuti militer, dan sebagainya. Sampai-sampai, banyak yang memutuskan untuk pergi meninggalkan Korea agar mereka tidak harus ikut wajib militer itu.

11. Dan semua itu berakhir dalam tingkat stres yang luar biasa tingginya.

Dan semua itu berakhir dalam tingkat stres yang luar biasa tingginya.

Ya, tingkat stress di Korea Selatan sangatlah tinggi. Seperti yang sudah kita ketahui, banyak sekali tekanan yang harus dialami orang-orang Korea dalam hidupnya sehari-hari. Hingga saat ini, Korea Selatan memegang peringkat pertama dalam tingkat bunuh diri paling tinggi sedunia.

Tidak Ada Jalan Masuk ke Korea Utara

Aturan Aneh Hanya Di Korea Utara

Aturan Korea Utara – Berkunjung ke Korea Utara yang jarang sekali dikunjungi turis akan memberikan banyak cerita menarik. Dalam beberapa waktu terakhir pemerintahannya sedikit melonggarkan aturan kunjungan wisatawan asing. Pun demikian, tetap saja tidak mudah untuk mendapatkan izin ke Korea Utara, dilansir Travelingyuk dari situsKorea Konsult, ini syarat-syarat agar kamu bisa berkunjung ke negaranya Kim Jong-Un.

1. Tidak Ada Jalan Masuk ke Korea Utara Selain Lewat Agen Tur Resmi Yang Ditunjuk Pemerintah Korea Utara

Tidak Ada Jalan Masuk ke Korea Utara

Untuk masuk ke negara Korea Utara tidaklah mudah. Seorang traveler harus menaati benar segala syarat agar diizinkan masuk ke dalam wilayahnya. Tidak seperti negara-negara lain yang hanya mengurus visa turis atau bahkan ada yang membebaskan visa untuk negara-negara tertentu.

Lain halnya kalau traveler mau berkunjung ke Korea Utara. Hal pertama yang perlu kamu tahu adalah mustahil jika kamu mau pergi ke sana tanpa agen perjalanan resmi yang bekerja sama atau ditunjuk langsung oleh pemerintah Korea Utara. Satu-satunya jalan agar bisa sampai di daratan negara ini adalah dengan mendaftar paket wisata di agen-agen tur yang memang membuka paket wisata ke sana. Salah satunya adalah Korea Konsult ini, dan masih ada beberapa agen wisata lainnya.

2. Mengajukan Visa Turis

Mengajukan Visa Turis

Pengajuan visa turis ke Korea Utara hanya bisa dilakukan sekaligus dengan memesan paket lengkap termasuk akomodasi hotel, pemandu, paket makan dan biaya perjalanan. Khusus untuk kamu yang ingin menggunakan jasa tur Korea Konsult, agen ini bisa menguruskan visamu dari negara asal dengan catatan negara tempat tinggal calon traveler ini punya hubungan diplomatik dengan Korea Utara yang ditandai dengan adanya Kedutaan Besar di negara tersebut.

Untungnya kita tinggal di Indonesia yang punya hubungan diplomatik dengan Korea Utara. Jadi pengurusan visa akan lebih mudah dilakukan. Ada dua pilihan, kamu mengurus visa lewat agen tur terlebih dahulu atau langsung mengajukan permohonan visa ke kedutaan Korea Utara yang ada di Jl Teluk Betung, Jakarta Pusat. Nanti staf yang ada di sana akan berkoordinasi dengan travel agent di Korea Utara. Jika permohonanmu diterima, kamu akan dihubungi kembali sekaligus diberikan rincian dana yang harus kemu keluarkan selama plesir di negara tersebut.

3. Aturan Penting Bagi Jurnalis dan Etika Memotret

Aturan Penting Bagi Jurnalis dan Etika Memotret

Korea Utara tidak mengizinkan jurnalis masuk ke negaranya dengan berbekal visa turis. Jika ketahuan ada wartawan yang masuk ke sana dengan berbekal visa turis maka hal ini digolongkan sebagai pelanggaran berat. Pihak agen travel sekalipun tidak akan bisa membantu jika terjadi sesuatu hal yang tidak menyenangkan sebagai konsekuensi atas pelanggaran aturan seperti ini.

Untuk urusan memotret, tentu sebagai traveler kita ingin mengabadikan semua gambar yang kita lihat. Terlebih berkeliling Korea Utara adalah hal yang sangat langka. Membawa kamera dan memotret bukanlah hal yang dilarang di negara ini. Tapi sebelum melakukannya kamu wajib meminta izin terlebih dahulu kepada pemandu atau langsung kepada yang ingin kamu foto misalnya pasukan militer. Sebelum kamu keluar dari negara ini kameramu akan diperiksa terlebih dahulu dan kemungkinan beberapa gambar tertentu akan dihapus.

4. Kamu Hanya Akan Terbang Menggunakan Maskapai Korea Utara

Maskapai Korea Utara

Ada dua pilihan transportasi untuk pergi ke Korea Utara. Pertama dengan menggunakan kereta api dan satunya dengan pesawat terbang. Untuk moda transportasi kereta api, semua wisatawan bisa menggunakannya kecuali warga Amerika dan Israel. Ada pembatasan untuk kedua warga negara ini, mereka hanya boleh datang ke Korea Utara menggunakan pesawat saja.

Untuk moda transportasi udara, hanya ada satu maskapai yang melayani rute ke Korea Utara yakni Air Koryo yang memang maskapai asli negara ini. Menariknya lagi rute penerbangan luar negeri ini hanya bisa dilakukan dari Beijing, China saja. Dengan kata lain kalau kamu mau ke negara tetangga Korea Selatan ini kamu harus transit ke Beijing sebelum berangkat kembali menuju ke sana.

5. Tidak Mungkin Berkeliling Tanpa Pemandu Wisata

Berkeliling Tanpa Pemandu Wisata

Korea Utara tidak memungkinkan orang asing untuk melakukan perjalanan di seluruh negeri tanpa pemandu wisata. Bahkan jika kamu melakukan perjalanan secara individu, dua orang pemandu akan selalu membuntuti ke manapun kamu pergi.

Para turis juga tidak diizinkan meninggalkan hotel sendirian meski hanya berjalan-jalan di sekitarnya. Tapi jika tidak betah di dalam hotel sebaiknya menghubungi pemandu dan minta izin pada mereka. Pemandu akan memutuskan apakah kamu boleh jalan-jalan sendiri atau tidak, mereka akan memberikan yang terbaik untuk keselamatanmu.

Untuk pemandu, di Korea Utara tersedia pemandu yang pandai berbahasa Inggris dan ini menjadi bahasa utama yang mereka gunakan saat memandu turis. Jika turis memesan pemandu dengan bahasa lain mereka juga menyediakannya namun tergantung ketersediaan, umumnya yang selalu tersedia adalah beberapa bahasa asing seperti Jerman, Perancis, Spanyol, Rusia, Cina dan Jepang.

6. Dress Code di Destinasi Tertentu dan Hal-Hal yang Tidak Akan Kamu Dapatkan di Sana

Dress Code di Destinasi

Kebanyakan destinasi yang dikunjungi di Korea Utara adalah monumen dan pemakaman dari para pemimpin yang pernah berkuasa. Satu tempat yang selalu ada dalam list perjalananmu adalah Kumsusang Memorial Palace / Mausoleum. Saat berkunjung ke tempat-tempat ini ada dress code tersendiri sebagai bentuk penghormatan yaitu tidak boleh memakai kaos, celana jin biru, celana pendek atau rok mini. Pakaiannya harus sopan atau kamu akan diusir.

Selain itu jangan pernah berharap lebih dengan berbagai fasilitas yang didapatkan turis. Salah satu yang mustahil kamu dapatkan yaitu akses internet. Setiap turis tidak akan mendapat akses internet di negara tersebut. Ditambah biaya telepon ke luar negeri juga bisa berkali lipat tarifnya. So, jika memutuskan liburan di Korea Utara berarti kamu juga harus siap menerima segala konsekuensinya, termasuk melakoni hidup seperti terisolir.

Namsan Seoul Tower

Tempat Wisata Terkenal Di Korea Selatan

Wisata Korea Selatan – Negara yang dijuluki negeri Ginseng ini memang punya banyak hal menarik di dalamnya. Mulai dari drama dan musiknya yang menjadi sebuah fenomena dibanyak negara di dunia hingga tempat wisatanya yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Ada banyak tempat wisata di Korea Selatan yang bisa kamu kunjungi dan abadikan dalam sebuah foto. Berikut diantaranya:

1. Seomjin River Train Village

Seomjin River Train Village

Tempat ini pada awalnya adalah sebuah stasiun kereta api, tetapi kemudian disulap menjadi tempat wisata. Disini kamu bisa menaiki lokomotif uap yang berjalan bolak-balik dengan rute Seomjin Train Village-Gajeong Station yang berjarak sekitar 10 km. Sepanjang perjalanan kamu akan disuguhi pemandangan bunga-bunga indah yang bermekaran. Rugi banget nih kalau gak foto-foto.

2. Stasiun Kyeong-Wha, Jinhae

Stasiun Kyeong-Wha, Jinhae

Jinhae memang sudah terkenal sejak lama sebagai tempat penyelenggara festival bunga Sakura terbesar di Korea Selatan. Seperti yang kamu lihat, pohon sakura yang tumbuh di sisi kanan dan kiri trek kereta menjadi hal yang paling menarik dari tempat ini. Cocok banget buat kamu kunjungi ketika sedang musim semi.

3. Boseong Green Tea Field

Boseong Green Tea Field

Bosan dengan hiruk-pikuk kehidupan kota, kamu bisa mengunjungi Boseong Green Tea Field yang tentu saja bisa membuatmu menjadi lebih tenang dan nyaman. Pemandangan dari tempat yang hijau dan sejuk ini cocok banget buat kamu yang suka mengabadikan moment dalam sebuah foto.

4. Nami Island

Nami Island

Jalan yang ditanami barisan pepohonan ini menjadi hal yang menarik di Nami Island. Selain itu, jalan-jalan yang ditumbuhi barisan pepohonan ini akan tampak lebih indah pada musim tertentu sesuai dengan jenis pohonnya. Misalnya, “Jalan Gingko” akan tampak lebih indah pada saat musim gugur karena dedaunannya berubah warna menjadi kuning, coklat, atau merah dan kemudian berguguran.

5. Jeju Island

Jeju Island

Jeju Island pastinya sudah tidak asing lagi bagi pecinta drama Korea, kan? Pulau yang satu ini memang terkenal akan keindahan alamnya dan sering menjadi tempat syuting film atau drama. Tempat ini cocok banget untuk kamu yang suka foto-foto karena ada banyak tempat-tempat yang menarik. Salah satunya seperti foto di atas. Lucu ya.

6. Bomun Pavilion, Gyeongju

Bomun Pavilion, Gyeongju

Paviliun dan lingkungan sekitarnya ini memilik keindahan yang berbeda-beda setiap musimnya. Pada musim semi, bunga-bunga sakura mulai bermekaran dan sesekali menjatuhkan kelopaknya ke danau ketika angin berhembus. Indah ya.

7. Istana Gyeongbok

Istana Gyeongbok

Istana Gyeongbok merupakan simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Di sini kamu bisa menyewa baju tradisional Korea dan mengabadikannya dalam sebuah foto. Kayaknya asyik ya.

8. Bukchon Hanok Village

Bukchon Hanok Village

Tempat wisata ini terletak diantara Istana Gyeongbok, Istana Changdeok, dan Jongmyo Shrine. Untuk kamu yang mencari tempat foto dengan nuansa tradisional Korea Selatan, Bukchon Hanok Village bisa jadi tempat yang cocok untuk kamu kunjungi.

9. Everland

Everland

Untuk kamu yang suka dengan berbagai jenis bunga, Everland bisa menjadi salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi. Di sini ada banyak bunga dengan bermacam-macam warna. Foto kamu jadi makin cantik deh dengan pemandangan bunga di sekitarnya.

10. Namsan Seoul Tower

Namsan Seoul Tower

Tempat yang satu ini menjadi tempat yang wajib kamu kunjungi di Korea Selatan. Di puncak menara ini terdapat sebuah tempat yang bernama Love Lock. Kamu bisa mengabadikan dan menggembok rasa cinta kamu dengan memasang gembok di sekitar pagar. Atau kalau kamu mau foto-foto aja bisa kok.

Fakta Unik Dari Korea Utara

Fakta Unik Dari Korea Utara

Fakta Unik Dari Korea Utara

Fakta Unik Dari Korea Utara

Fakta Unik Korea Utara – SEJAK awal berdirinya Korea Utara sudah memutuskan untuk mandiri dan menutup diri dari dunia luar. Di sisi lain, saat ini korea utara membuka diri untuk dikunjungi turis, demi meraup devisa. Walaupun bukan menjadi tujuan wisata populer.

Tercatat pada tahun 2014 korea utara dikunjungi 10 ribu turis dan korea utara menargetkan pada tahun 2020 akan ada kunjungan turis sekitar 2 juta.

Sebelum kamu jadi salah satu turis yang akan ke sana, kenali dulu fakta-fakta Korea Utara ini

1. Hukuman 3 generasi
Korea Utara memiliki istilah hukuman tiga generasi. Hukuman tiga generasi ini di berlakukan ketika seseorang berbuat salah seperti mencoba kabur dari negara dan mengkritik pemerintahan, yang dihukum tidak hanya dirinya sendiri saja. Melainkan seluruh anggota keluarga juga turut dihukum hingga tiga generasi dalam keluarga.

Artinya, kakek, nenek, yang berbuat salah, ayah, dan ibunya yang menanggung beban hukuman tersebut hukuman tersebut dia agar mencegah individu yang bersalah melarikan diri.

2. Tidak boleh merayakan ulang tahun
Jangan berlibur untuk membuat party ulang tahun di sana, apalagi hari lahirmu 8 Juli dan 17 Desember. Kedua tanggal itu tepat dengan meninggalnya pemimpin tertinggi kedua Korea Utara – Kim Jong-il – dan Kim Il-sung. Korea Utara sedang berduka di hari-hari itu dan yang bersuka ria akan dihukum.

3. Korea Utara mempunyai kalender sendiri
Jangan bayangkan jika Korea Utara itu menganggap tahun ini adalah tahun 2017. Kenyataannya, menurut Korea Utara saat ini adalah tahun 106. Hal ini disebabkan Korea Utara menandai kelahiran pemimpin tertinggi mereka yang pertama, Kim Il-sung sebagai tahun 1 (1912). Yang kemudian membuat kalendernya sendiri untuk negaranya tersebut.

4. Tidak bebas mengakses internet
Internet sekarang ini sudah berisi jutan domain, tapi hanya ada 28 situs web yang boleh diakses oleh warga Korea Utara. Itupun berkisar pada situs web yang biasa saja, misalnya tentang asuransi, pendidikan, perawatan manula, berita, dan tips memasak.

Selain itu, tidak mudah masuk ke internet di rumah karena komputer bukan barang terjangkau dan harus dibeli dengan izin. Jumlah penduduk Korea Utara sekitar 25 juta, tapi hanya beberapa ribu orang saja yang menggunakan internet di rumah.

5. Desa propaganda
Tak jauh dari zona demiliterisasi, perbatasan antara Korea Utara dan Selatan, ada sebuah kota kecil yang tampak menyenangkan. Dari jauh, kota itu punya fasilitas lengkap: sekolah, rumah sakit, dan toko-toko di antara rumah-rumah dari beton yang kokoh.

Tapi, tidak ada seorangpun yang tinggal di sana. Area yang oleh pihak Korut disebut “Desa Perdamaian” berselimut misteri. Sejumlah laporan menduga bahwa desa itu hanya untuk pamer kepada Korea Selatan tentang betapa hebatnya kehidupan di Korea Utara.

Fakta Unik Mengenai Korea Selatan

Fakta Unik Mengenai Korea Selatan

Fakta Unik Mengenai Korea Selatan

Fakta Unik Mengenai Korea Selatan

Fakta Korea Selatan – Korea Selatan adalah negara yang telah sukses mencuri perhatian dunia lewat budaya K-pop mereka yang telah mendunia. Mulai dari Drama seri, Girlband dan Boybandnya yang di gandrungi sebagian besar remaja di dunia termasuk Indonesia, hingga Goyang Gangnam Style yang sukses menghebohkan dunia. Selain itu Negara yang bertetangga dengan Jepang ini juga terkenal sangat indah dan memiliki teknologi yang sangat maju. Namun diantara semua fakta diatas masih ada beberapa hal yang belum di ketahui oleh banyak orang, dan berikut ini adalah Fakta Menarik Tentang Korea Selatan.

1. Rekonstruksi Atau Memperagakan Ulang Kejahatan Di Depan Umum

Rekonstruksi atau proses reka ulang sebuah kejadian merupakan hal yang umum di lakukan di negara Indonesia, terutama untuk sebuah tindak kriminal. Tapi untuk ukuran Negara maju seperti Korsel hal ini sebenarnya bukan hal yang biasa, praktek seperti ini sudah tak di lakukan pada negara maju pada umumnya karena di nilai melanggar HAM. Namun Korsel sepertinya berfikiran sedikit beda dengan negara maju lainya, menurut mereka hal ini perlu dilakukan untuk memberi sangsi sosial pada tersangka tindak kejahatan. Dalam proses rekonstruksi yang di lakukan tersangka bisanya akan di ikat menggunakan tali di tangan dan kakinya, proses rekonstruksi pun dilakukan secara terbuka agar warga dapat melihat apa yang di lakukan tersangka. Belum cukup sampai di situ foto-foto dari proses rekonstruksi ini biasanya akan di pajang di media cetak atu televisi hingga semua orang bisa melihat wajah tersangka. Tindakan ini dinilai perlu oleh pemerintah Korsel untuk memberikan sanksi sosial bagi pelaku tindak kejahatan.

2. 40% Warga Korea Selatan Atheis

Ini mungkin adalah masalah yang banyak di hadapi oleh negara yang sudah maju. Dengan semakin tingginya tingkat pengetahuan seseorang serta kehidupan modern yang cenderung bersifat Hidonis, kadang orang mulai memperanyakan tentang keberadaan Tuhan. Hal ini pula yang tengah di hadapi Korsel saat ini, hampir setengah dari warga Korsel merupakan seorang atheis atau orang yang memilih untuk tak beragama ataupun mempercayai Tuhan. Fakta ini sangat erat dengan hubungnya etos kerja tinggi serta tuntutan hidup yang beitu luar biasa dari warga Korsel yang telah memicu tingkat stress yang juga sangat tinggi. Faktor inilah yang memicu warga Korsel untuk sulit mempercayai agama dan merasa kurang nyaman dengan aturan agama yang di nilai terlalu mengikat. Mereka lebih mempercayai aturan bahwa siapa yang berkerja keras akan mendapatkan hasil lebih dari yang tak bekerja keras. artinya mereka hanya percaya dengan usahanya sendiri tanpa perlu bergantung pada Tuhan.

3. Angka Stress Paling Tinggi Di Dunia

Masih berhubungan dengan fakta sebelumnya, karena hanya percaya pada usahanya sendiri. Warga Korsel cenderung selalu bekerja dengan keras, baik saat bekerja maupun ketika masih sekolah. Hal ini memicu angka stress di Korsel yang mencapai 80% dari total penduduknya setiap hari. Dua faktor pemicu utama dari warga Korea ini adalah Ekonomi dan Pendidikan. Faktor ekonomi adalah pemicu utama, mengingat tingginya biaya hidup di negeri gingseng ini. Namun faktor pendidikan juga tak kalah dalam menyumbang tingginya tingkat stress ini, di Korsel pendidikan ditempa dengan sangat keras layaknya pelatihan militer. Pelajaran dan Kedisiplinan semuanya di latih dengan ketat, bahkan untuk belajar di sekolah remaja di Korsel bisa menghabiskan 10 jam seharinya, itupun belum ditambah dengan banyaknya les privat yang di lakukan sepulang sekolah untuk mendongkrak nilai mereka. Saat ujian juga tak kalah menyeramkan, untuk satu kali ujian sekolah di Korsel bisa menghabiskan waktu hingga 8 jam untuk mengerjakan soal-soal Bahasa Inggris, Bahasa Korea, Social Studies, Science, Matematika. Hal ini memang terbukti berhasil membuat Korsel sebagai negara yang maju saat ini, tapi bak pisau bermata dua, tingkat stress yang tinggi ini mengakibatkan tingginya kasus bunuh diri di Korea Selatan yang di dorong oleh tekanan tinggi yang harus di terima warganya.

4. Biaya Operasi Platik Yang Tergolong Sangat Murah

Mungkin banyak yang sudah mendegar tentang kegemaran warga Korsel untuk melakukan Operasi Plastik. Karena kegemaran warganya yang tak lazim ini pula Korea selatan menjadi satu-satunya negara mendapatkan julukan sebagai republic of plastic surgery. Di negara asal girlband SNSD ini operasi plastik merupakan hal yang sangat wajar, kita bahkan dapat menemukan iklan operasi palstik dengan mudah di koran. Dan untuk urusan biaya warga Korsel tak perlu terlalu menguras kantongnya terlalu dalam. Di Korsel biaya operasi plasti konon sangat murah, hingga biasa di berikan oleh orang tua sebagai hadiah ulang tahun bagi anak mereka. Selain itu kita juga jarang mendengar kasus kegagalan dalam operasi plastik yang dilakukan. Di negara ini sendiri terdapat lebih dari 1.200 orang dokter bedah plastik dan warga Korea bisanya menghabiskan 30% uangnya untuk kegiatan mempercantik diri ini.

5. Para Pria Korea Selatan Lebih Gemar Pakai Make Up

Meskipun di pria Korsel secara penampilan sering terlihat macho dan atletis. Tapi di balik penampilan mereka itu ternyata pria-pria di Korsel gemar untuk memakai make up. Kalian pasti ingat dengan kejadian ketika timnas U-19 kita berhadapan dengan timnas U-19 Korsel pada tahun 2013 yang lalu. Ketika itu wajah dari para pemain muda korsel tampak agak berbeda akibat make up yang mereka pakai luntur saat terkena hujan ketika pertandingan berlangsung. Ketika itu berita ini menjadi sesuatu yang heboh di Indonesia karena pria yang memakai make up merupakan sesuatu yang tak lazim di sini. Tapi hal ini bukanlah masalah di Korsel sana karena pria yang memakai make up merupakan sesuatu yang wajar. Bahkan konon katanya pria di Korsel merupakan salah satu penyumbang pemasukan terbesar bagi industri kosmetik di negri gingseng. Setidaknya setiap tahun industri kosmetik di Korsel mendapatkan hingga total $900 juta dari komsumen laki-laki. BB crean merupakan produk paling laris di beli oleh pria Korsel tapi selain itu pembersih wajah krim anti penuaan dan krim mata juga sangat laris di sana. Dan hingga 20% dari laki-laki di Korsel katanya sangat gemar melakukan perawatan diri, hal ini sepertinya merupakan bagian dari tuntutan dunia kerja di Korsel yang selalu menuntut kesempurnaan termasuk dalam segi penampilan.

6. Bayi Yang Baru Lahir Langsung Umur 1 Tahun

Bagi kalian yang pernah datang ke Korsel, mungkin tan menyadari fakta bahwa kalian akan secara otomatis lebih tua satu tahun dari usia kalian sekarang. Jadi misalkan kalian berusia 25 tahun saat masih di Indonesia tapi setibanya kalian di Korsel otomatis usia kalian akan jadi 26 tahun. Tapi itu bukan karena perjalanan ke Korsel yang memakan waktu sangat lama hingga satu tahun lebih. Tapi hal ini terjadi karena sistem penaggalan usia di Korsel yang tergolong unik dan beda dengan negara lain. Sebagai contoh, misalkan ada bayi yang baru saja lahir di Korsel maka bayi itu secara otomatis akan berusia 1 tahun bukanya 0 tahun seperti di kebanyakan negara termasuk di Indonesia. Hal unik lainya dari sistem ini adalah ketika seseorang lahir pada hari terakhir (Misalkan 31 Desember) dalam penanggalan Korsel maka pada tanggal (Misal 1 Januari) secara otomatis bayi ini akan bertambah satu tahun lagi usianya menjadi 2 tahun. Jadi kadang jika kita bertemu orang Korsel yang sepantaran dengan kita, sebaiknya kita tanya dulu tahun kelahiranya karena siapa tahu mereka sebenarnya lebih muda dari kita.

1 25 26 27