Artis Korea yang Berdonasi dalam Wabah Virus Corona

Artis Korea yang Berdonasi dalam Wabah Virus Corona

Artis Korea yang Berdonasi dalam Wabah Virus Corona – Dalam masa pandemi ini di dalam beberapa negara pasti mengalami kemunduran dalam bidang ekenomi. Dalam masalah ini banyak orang-orang yang memiliki kelebihan dan dermawan dengan membantu mereka-mereka yang kurang beruntung, termasuk artis-artis terkenal.

Melihat kasus virus corona semakin meluas dan meningkat, beberapa artis Korea beramai-ramai memberikan bantuan dan donasi. Mulai dari uang hingga masker.

Berikut sederet selebritas tersebut:

1. Suho EXO

Suho yang merupakan leader boyband EXO, telah mendonasikan 50 Juta won Korea atau sekitar Rp 597 juta untuk upaya mengatasi penyebaran Covid-19 di negaranya.

Suho menyalurkan donasi tersebut donasi tersebut pada lembaga bernama Fruit of Love, organisasi tempatnya selalu memberikan bantuan sejak 2013.

2. Wendy Red Velvet

Anggota girlband Red Velvet, Wendy menyumbangkan 100 juta won Korea (82.500 dollar AS) atau sekitar Rp 1,1 miliar untuk mengatasi penyebaran virus corona dan pengobatan pasien yang terinveksi Covid-19.

Sebelumnya, empat anggota Red Velvet lainnya, yakni Joy, Seulgi, Yeri, dan Irene juga ikut mendonasikan uang mereka.

Enggak nanggung-nanggung, Irene sebagai leader mendonasikan 100 juta won atau sekitar Rp 1,1 miliar untuk Daegu Social Welfare Community Fund.

Sedangkan Joy, Seulgi, dan Yeri menyumbang 30 juta won atau sekitar Rp 344 juta pada Social Welfare Community Fund.

3. Suga BTS

Suga yang berasal dari Daegu, menyumbangkan sebesar 100 juta won Korea atau sekitar Rp 1,1 miliar untuk mengatasi penyebaran virus corona di Daegu.

“Suga mengirimkan uang untuk membantu masyarakat m encegah terpapar COVID-19 dan memulihkan sejumlah kerusakan,” kata seorang sumber.

4. IU

IU penyanyi Korea yang baru saja konser di Indonesia pada Desember 2019 ikut mendonasikan uang sebesar 100 juta won Korea (82.226 dollar AS) atau setara dengan Rp 1,1 miliar.

Menariknya, jumlah tersebut enggak hanya diberikan pada satu lembaga, melainkan dua sekaligus.

Total IU menyumbangkan dana sebesar Rp 2,2 miliar

5. Kim Hanbin

Mantan leader iKON ini menyumbang 10.000 masker untuk penggemar di China.

Sebelumnya ia mendonasikan tanpa nama, namun pada akhirnya donasi tersebut terungkap oleh akun penggemar resmi B.I.

Namun, enggak berhenti sampai di situ, Hanbin kembali menyumbang dalam angka yang lebih besar.

Ia menyumbangkan 200 juta won Korea (164.452 dollar AS) atau sekitar Rp 2,2 miliar.

Rencananya, sumbangan tersebut akan dibelikan masker untuk dikirim pada penggemarnya di Korea Selatan, Jepang, Vietnam, Thailand, Filipina, Indonesia, dan negara lainnya.

6. Park Seo Joon

Aktor Park Seo Joon yang merupakan pemain drama Itaewon Class, mendonasikan uang 100 juta won atau sekitar Rp 1,1 miliar untuk Daegu Social Welfare Fundraising C Ltd.

Baca Juga:Status Darurat Virus Corona Korea Utara Telah Di Tetapkan Kim Jong Un

7. Kim Woo Bin dan Shin Min Ah

Pasangan selebritas Korea Selatan ini masing-masing menyumbang 100 juta won atau sekitar Rp 1,1 miliar pada Seoul Social Welfare Fundraiser.

Sumbangan tersebut diserahkan ke pusat-pusat penanggulangan virus corona serta perawatan korbannya di Korea Selatan.

Seoul Social Welfare Fundraiser akan menggunakan sumbangan tersebut untuk membeli masker dan cairan pembersih tangan.

8. Suzy

Suzy mendonasikan 100 juta won atau sekitar Rp 1,1 miliar yang diberikan kepada LSM Good Neighbors.

9. Gong Yoo

Aktor Train to Busan ini menyumbang dengan nama aslinya, Gong Ji Chul.

Gong Yoo menyumbangkan uang pada masyarakat kurang mampu sebesar 100 juta won atau sekitar Rp 1,1 miliar.

10. Kang Daniel

Kang Danie mendonasikan uang sebesar 50 juta won atau sekitar Rp 550 juta untuk menambah persediaan masker dan cairan pembersih tangan yang disalurkan melalui asosiasi Hope Bridge.

11. Yoona

Anggota girlband SNSD ini mendonasikan uang 100 juta won atau sekitar Rp 1,1 miliar pada Seoul Social Welfare Community Fund.

Nantinya uang donasi tersebut akan disalurkan untuk pembelian masker, cairan pembersih tangan, dan bantuan lain untuk staf medis.

Status-Darurat-Virus-Corona-Korea-Utara-Telah-Di-Tetapkan-Kim-Jong-Un

Status Darurat Virus Corona Korea Utara Telah Di Tetapkan Kim Jong Un

infokorea – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberlakukan status darurat maksimum selama rapat darurat politbiro setelah ditemukan pembelot yang kembali ke Korut dengan gejala virus corona.

Korea Central News Agency, KCNA, melaporkan pada Ahad, pembelot yang diduga membawa virus corona menyeberang ke Korut dari Korea Selatan secara ilegal. Jika dikonfirmasi, ini akan menjadi kasus pertama virus corona yang diakui secara resmi oleh otoritas Korea Utara yang sejauh ini tidak mengkonfirmasi kasus virus corona.

Kim Jong Un menyatakan keadaan darurat dan memberlakukan lockdown di kota perbatasan Kaesong, menyebutnya sebagai “situasi kritis di mana virus ganas dapat dikatakan telah memasuki negara itu,” lapor kantor berita negara KCNA, dikutip dari Reuters, 26 Juli 2020.

Menurut KCNA, seseorang yang membelot ke Korea Selatan tiga tahun lalu kembali melintasi perbatasan kedua Korea dengan gejala Covid-19.

“Sebuah situasi darurat terjadi di Kota Kaesong di mana seorang pembelot yang pergi ke selatan (Korea Selatan) tiga tahun lalu, seseorang yang diduga telah terinfeksi virus ganas kembali pada 19 Juli setelah secara ilegal melewati garis demarkasi,” kata KCNA.

KCNA tidak spesifik menyebutkan apakah orang tersebut telah diuji, tetapi mengatakan “hasil yang tidak pasti dibuat dari beberapa pemeriksaan kesehatan dari sekresi organ pernapasan dan darah orang itu,” yang mendorong para pejabat untuk mengkarantina orang tersebut dan menyelidiki siapa pun yang pernah berkontak dengannya.

Baca Juga :Pemimpin Sekte Korea Selatan

Selama pertemuan politbiro yang diadakan pada Sabtu, Kim Jong Un juga mengatakan dia mengambil langkah awal untuk benar-benar memblokir Kaesong.

“Untuk mengatasi situasi saat ini, dia menyatakan keadaan darurat di bidang yang relevan dan mengklarifikasi tekad Komite Sentral Partai untuk beralih dari sistem anti-epidemi darurat negara ke sistem darurat maksimum dan mengeluarkan peringatan kelas atas,” kata KCNA.

Pertemuan dengan suara bulat mengadopsi keputusan “sistem darurat maksimum”, kantor berita Korea Selatan Yonhap News Agency melaporkan.

Korea Utara telah menerima ribuan alat tes virus corona dari Rusia dan negara lain, dan memberlakukan penutupan perbatasan yang ketat. Ribuan orang di Korea Utara dikarantina, tetapi pembatasan baru-baru ini dilonggarkan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Korea Utara juga meningkatkan kampanye yang mengkritik pembelot ke Korea Selatan dengan menyebutnya sebagai “manusia menjijikan”, dan menyerukan Korea Selatan untuk menindak kelompok yang mengirim pesan propaganda dan bantuan makanan ke Korea Utara.

Kim Jong Un juga memerintahkan penyelidikan terhadap unit-unit militer di sepanjang perbatasan Korea Utara, di mana pembelot itu dicurigai menyeberang untuk menerapkan langkah-langkah yang diperlukan

Keuntungan Menjanjikan dari Taruhan Online

Judi yakni suatu solusi yang sangat pas, terlebih untuk menjadi kaya. Nah, jika Anda berkeinginan jadi kaya secara gampang, tentunya judi online yakni sebuah solusi yang benar-benar sangat bagus, dan ini yakni sebuah obat yang Anda butuhkan agar Anda dapat menjadi kaya dan obat ini Anda akan bisa peroleh di permainan judi joker123. Jadi, untuk Anda yang ingin menerima obat terbaik untuk menjadi kaya, main judi dengan game ini yaitu suatu alternatif yang sangat pas dan bagus untuk Anda. Jadi, tentunya Anda akan lebih bahagia bermain judi dan menikmati sensasi yang berbeda di dalam main judi itu sendiri. Jadi, main game ini akan membikin Anda jadi pemain yang makin oke dong dan dapat temukan keuntungan yang bagus.

Judi seandainya Anda menjalankannya dengan bagus, kongkritnya memang akan dapat memberikan Anda keuntungan yang besar, sehingga Anda bisa menjadi kaya dengan gampang. Main judi merupakan sebuah penawar yang akan memberikan Anda sebuah kans untuk lepas dari belenggu kemiskinan. joker 123 , Anda memang semestinya memilih judi agar Anda bisa menjadi kaya. Joker123 merupakan satu hal yang baik di dalam game judi online, karena penawaran ditawarkan dengan benar-benar besar dan juga lebih tinggi.

Jadi, kepada Anda yang mencari profit, di sini dapat menjadi sebuah tempat yang betul-betul ideal untuk Anda. Untuk siapa bahkan yang mau main judi dengan menguntungkan, karenanya game ini akan jadi sebuah pilihan terbaik dan akan membawa Anda dapat menemukan hal-hal yang bagus dan benar-benar luar biasa. Tentu saja, ini yaitu sebuah keuntungan yang sungguh-sungguh menjanjikan buat siapa saja, karena main judi ini bisa memunculkan efek yang sungguh-sungguh baik untuk ekonomi Anda, secara khusus bila Anda melaksanakan judinya dengan benar-benar baik dan sekalian juga Anda melakukannya dengan benar. Nah, di sini ada sebagian hal menarik mengenai keuntungannya bermain judi. Kami akan bagikan terhadap Anda beberapa hal menguntungkan, yang hanya akan dapat Anda dapatkan di dalam sebuah game judi.

Pertama, tentu mudahnya untuk melaksanakan judi, sebab jalan masuk berjudi online akan sungguh-sungguh mudah untuk Anda jangkau. Dua, Anda juga bisa melakukan seluruh game dengan baik, asalkan Anda mempunyai dunia online.

Ketiga, tentunya Anda dapat menerima banyak bonus yang baik, sebab di dalam game ini, Anda akan menemukan banyak sekali penawaran yang menarik. Keempat, Anda bisa lebih mudah main judi dari mana saja, sebab seluruh jalan masuk yang mudah, dan Anda juga cuma butuh dunia online untuk main judi joker123 hal yang demikian. Tentunya masih banyak sekali keuntungan-profit yang besar untuk Anda, jadi Anda yang mau berjudi, Anda mesti tahu mana game yang pas dan bagus buat dimainkan.

Pemimpin Sekte Korea Selatan

Pemimpin Sekte Korea Selatan

infokorea.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Pemimpin Sekte Korea Selatan. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Pemimpin Sekte Korea Selatan. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Pemimpin Sekte Korea Selatan

Seorang pemimpin sekte agama di Korea Selatan akan diselidiki atas kematian sejumlah warga akibat virus corona di negara tersebut.Pemerintah kota Seoul meminta jaksa penuntut untuk mendakwa Lee Man-hee, pendiri Gereja Shincheonji, dan 11 orang lainnya.

Mereka dituduh menyembunyikan nama beberapa anggota gereja saat petugas berusaha melacak pasien sebelum virus corona menyebar.Korea Selatan (Korsel) tengah menangani wabah virus corona terburuk di luar China.Pemerintah Korsel telah melaporkan 3.730 kasus dan 21 kematian sejauh ini. Lebih dari setengah kasus infeksi melibatkan anggota sekte Gereja Yesus Shincheonji.Pihak berwenang mengatakan anggota Shincheonji menginfeksi satu sama lain dengan virus corona di kota Daegu bulan lalu, sebelum wabah tersebut menyebar ke seluruh negeri.

Seorang anggota senior, Kim Shin-chang, mengatakan kepada wartawan BBC Laura Bicker bahwa gereja itu “sangat menyesal karena telah membuat khawatir”.Ia mengakui bahwa beberapa anggota gereja awalnya takut mengungkapkan identitas mereka, tapi mengatakan gereja sekarang telah mengungkapkan semua informasi, termasuk semua lokasi gereja dan anggotanya.”Kami khawatir untuk mengungkapkan informasi semacam ini karena keamanan anggota kami, tetapi kami percaya saat ini yang paling penting adalah bekerja sama sepenuhnya dengan pemerintah,” ujarnya.

Pada Minggu (01/03) pemerintah Kota Seoul mengajukan pengaduan hukum kepada kejaksaan terkait 12 pemimpin Gereja Yesus Shincheonji. Mereka dituduh melakukan pembunuhan, menyebabkan kerugian dan melanggar Undang-Undang Pengendalian Penyakit Menular.Seluruh 230.000 anggota gereja telah diwawancarai. Hampir 9.000 mengatakan mereka menunjukkan gejala coronavirus.Seorang anggota perempuan sekte berusia 61 tahun yang dites positif terkena virus adalah salah satu orang yang pertama kali terinfeksi.Perempuan itu awalnya menolak dibawa ke rumah sakit untuk dites dan diketahui sempat menghadiri beberapa pertemuan gereja sebelum dinyatakan positif.

Pemimpin sekte, Lee Man-hee, mengklaim dirinya adalah Sang Juru Selamat. Ia juga telah dites untuk virus corona dan sedang menunggu hasilnya.Sementara itu gereja-gereja Katolik Roma masih ditutup, kelompok-kelompok besar Protestan membatalkan kebaktian hari Minggu, dan semua acara Buddha dibatalkan.Kemarahan atas tindakan Gereja Yesus Shincheonji dalam menangani wabah virus corona memicu sebuah petisi yang meminta sekte tersebut. Hampir 1,2 juta orang telah menandatanganinya.Penyelidikan ini dipicu oleh Walikota Seoul, Park Won-soon, yang meminta Ketua Jaksa Penuntut untuk menahan sang pemimpin sekte.

Ia memperingatkan bahwa ia akan meminta penyelidikan kriminal untuk pembunuhan karena kelalaian yang disengaja dan, pada hari Minggu malam, ia menyerahkan klaim tersebut ke kantor kejaksaan.Tetapi ini tidak berarti para pemimpin gereja akan menghadapi dakwaan pembunuhan. Ini berarti jaksa penuntut harus memeriksa kasus ini.Setelah jaksa penuntut menyelesaikan investigasi mereka, mereka akan memutuskan dakwaan apa, jika ada, yang akan diajukan terhadap sekte tersebut.Lee Man-hee, 88, mengklaim dirinya sebagai inkarnasi Yesus Kristus dan “pendeta yang dijanjikan” seperti disebut dalam Alkitab.

Baca Juga :Korea Utara Kecam Drakor Dari Selatan

Pada tahun 1984, ia mendirikan Gereja Shincheonji, yang dalam bahasa Korea berarti “langit dan bumi baru”.Kelompok itu dianggap sebagai sekte oleh banyak orang. Pengikut Lee percaya bahwa ia akan membawa 144.000 orang ke surga bersamanya.Gereja itu mengatakan memiliki lebih dari 20.000 pengikut di luar Korea Selatan termasuk di Cina, Jepang dan wilayah Asia Tenggara.

Kelompok ini terkenal karena para pengikutnya sering berdesak-desakan selama kebaktian. Jemaat dilaporkan dilarang mengenakan kacamata, kalung, dan anting saat kebaktian.Lebih dari 85.403 kasus virus corona baru telah dikonfirmasi di lebih dari 50 negara, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).Jumlah korban di seluruh dunia telah lebih dari 2.900. Sebagian besar infeksi dan kematian terjadi di Cina.Pada hari Minggu (01/03), Australia dan Thailand juga mencatat kematian pertama mereka dari virus corona.

Seorang pria Australia berusia 78 tahun meninggal dunia setelah terinfeksi di kapal pesiar Diamond Princess di Jepang bulan lalu.Thailand, yang memiliki 42 kasus virus, mengatakan seorang pria berusia 35 tahun yang meninggal juga menderita demam berdarah.Di Paris, Museum Louvre tidak buka pada hari Minggu. Pihak museum mengatakan di Twitter bahwa ada pertemuan yang digelar tentang situasi kesehatan masyarakat ini dan “museum tidak dapat dibuka saat ini”.Prancis melarang semua pertemuan dalam ruangan yang melibatkan lebih dari 5000 orang, dalam upaya menahan penyebaran wabah virus corona.

Amerika Serikat pada hari Sabtu melaporkan kematian pertama di negara tersebut. Pihak berwenang mengatakan pasien di negara bagian Washington itu adalah seorang pria berusia 50-an tahun ang juga mengidap kondisi kesehatan lain.Iran melaporkan 385 kasus virus corona baru pada hari Minggu, sehingga totalnya menjadi 978 kasus sejauh ini. Jumlah korban tewas bertambah menjadi 54 orang.Italia – negara yang terdampak paling parah di Eropa – mengatakan akan menerapkan langkah-langkah senilai 3,6 miliar euro (Rp55 triliun) untuk menangani dampak ekonomi dari wabah ini.

Korea Utara Kecam Drakor Dari Selatan

Korea Utara Kecam Drakor Dari Selatan

infokorea.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Korea Utara Kecama Drakor Dari Selatan. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Korea Utara Kecama Drakor Dari Selatan. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Korea Utara Kecam Drakor Dari Selatan

Laman Uriminzokkiri tidak menyebutkan secara spesifik judul drama dan film Korsel yang dimaksud, namun tampaknya laman tersebut merujuk serial drama televisi bertajuk Crash Landing on You serta film laga Ashfall.

“Baru-baru ini pihak berwenang Korea Selatan dan para produser film telah merilis drama dan film anti-republik yang memperdaya, dibuat-buat, absurd, dan kotor, mengerahkan segala upaya mereka membuat propaganda strategis,” sebut ulasan pada laman media Korut.Film laga Ashfall mengisahkan Gunung Paektu yang tiba-tiba meletus sehingga menyebabkan gempa bumi dahsyat di berbagai penjuru Semenanjung Korea.Film itu menceritakan, satu-satunya cara untuk menuntaskan bencana adalah dengan membenamkan bom atom di dalam Gunung Paektu sehingga letusannya menghentikan gempa bumi.

Adapun bom atom itu diperoleh dengan mencuri cadangan senjata nuklir Korut.Ashfall juga menampilkan adegan runtuhnya sebuah bangunan – yang diasumsikan sebagai gedung markas Partai Pekerja Korea di Pyongyang.Bagian akhir film memperlihatkan pemerintah Korut dan Korsel bersatu demi memastikan pembangunan kembali Semenanjung Korea.

Ide cerita ini agaknya membuat Pyongyang meradang dan sebagaimana disebut laman Uriminzokkiri, “hinaan yang tak tertahankan”.Gunung Paektu adalah gunung berapi di Korea Utara yang mendapat tempat istimewa pada budaya Korut maupun Korsel.Khusus bagi Korut, gunung itu dianggap sebagai tempat suci dan bagian dari propaganda yang mengelu-elukan keluarga Kim. Mereka disebut “keturunan Gunung Paektu”.

Propaganda Korut mengklaim mendiang pemimpin Kim Jong-il, yang meninggal dunia pada 2011, dilahirkan di dalam sebuah gubuk di gunung itu.”Disayangkan bahwa pembuat film dan program menghasilkan tayangan yang begitu menghina selain membuang integritas, martabat, dan nurani mereka sebagai seniman serta buta demi uang,” sebut artikel media Korut.Target kecaman media Korut lainnya adalah serial televisi Crash Landing on You yang menjadi tayangan populer di Korsel.

Baca Juga :KBRI Di Korea Tutup WNI Di Daegu Pulang

Serial komedi romantis ini mengisahkan seorang perempuan kaya Korsel yang jatuh di wilayah Korut saat sedang terbang layang.Upaya penyelamatannya oleh seorang serdadu Korut menimbulkan kisah cinta dengan latar belakang perselisihan Korut-Korsel.Serial ini mendapat pujian sebagian khalayak Korsel karena diproduksi dengan riset yang baik dan menggambarkan nuansa Korea Utara—sesuatu yang bisa dicapai dengan memperkerjakan seorang pembelot Korut sebagai staf penulis dan konsultan film.

Sebagian lainnya mengkritik serial ini lantaran menggambarkan Korut seolah sebagai negara yang damai dan layak huni. Namun, penonton asal Korut mungkin punya pandangan berbeda.Korut digambarkan sebagai negara miskin yang penduduknya kerap mengalami ketiadaan pasokan listrik, sementara kaum elite menikmati hidup mewah.Tulisan editorial Uriminzokkiri mengecam mereka yang “membuat perpecahan tragis Korea sebagai sumber hiburan” sebagai “sampah manusia tanpa nurani”.

Lebih jauh, tulisan itu menyebut: “Pemerintah Korea Selatan dan rumah-rumah produksi akan menanggung akibat dari membuat dan mendistribusikan film-film dan tayangan sepert itu, yang penuh manipulasi dan fiksi yang menghina kenyataan situasi cerah di Utara.”Ini bukan pertama kalinya pemerintah dan media Korut tersinggung oleh karya fiksi.Pada 2014 lalu, Pyongyang berang dengan rumah produksi Sony Pictures yang merilis The Interview—film komedi tentang pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.Sony Pictures lantas mengalami peretasan komputer. Aksi itu disebut-sebut ulah Korea Utara.

KBRI Di Korea Tutup WNI Di Daegu Pulang

KBRI Di Korea Tutup WNI Di Daegu Pulang

infokorea.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai KBRI Di Korea Tutup WNI Di Daegu Pulang. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai KBRI Di Korea Tutup WNI Di Daegu Pulang. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai KBRI Di Korea Tutup WNI Di Daegu Pulang

Adapun sebagian dari lebih dari 1.400 Warga Negara Indonesia, WNI, di Daegu, pusat penyebaran virus di Korea Selatan, memilih diam di rumah.Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul tutup sementara (28/02), menyusul dengan satu kasus terkonfirmasi pasien COVID-19 di Yeouido, yang diumumkan otoritas setempat (27/02), demikian Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi.”Penutupan layanan ini hanya bersifat sementara, untuk memastikan kondisi pelayanan yang kondusif sehubungan dengan merebaknya wabah virus Covid-19 yang sudah menjangkiti korban dengan radius dekat kantor pelayanan KBRI,” tutur Dubes RI untuk Korea Selatan Umar Hadi.”Hal ini juga sesuai dengan kebijakan pemerintah setempat untuk mengurangi pengumpulan orang dalam jumlah besar pada satu waktu dan satu tempat”.Korea Selatan adalah negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia setelah China.Pemerintah Korea Selatan mengatakan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menghentikan enyebaran virus.”Situasinya sangat suram dan karena itu deklarasi zona bencana khusus tidak cukup. Pemerintah telah mengerahkan perwira militer dan polisi dan mengaktifkan sistem dukungan nasional secara penuh, termasuk dukungan dari tenaga medis swasta,” ujar Presiden Korea Selatan Moon Jae-In.

“Kita harus mencegah penyebaran COVID-19 ke dalam dan ke luar kawasan,” tambahnya.Sementara itu, sebagian WNI yang tinggal di Daegu, pusat penyebaran virus di Korea Selatan, memilih untuk tidak keluar rumah, termasuk seorang mahasiswa S2 di Daegu, Desvinta Ayu.Ia mengatakan sejak seminggu belakangan ia hanya diam di apartemennya, kecuali jika dia harus membeli makanan di supermarket.”Kegiatannya dilakukan di rumah saja, nggak keluar. Nggak berani naik bus, naik subway, nggak mau pergi jauh-jauh,” ujarnya.Ia menambahkan sudah membeli stok makanan yang cukup untuk beberapa hari ke depan.Kegiatan perkuliahannya sendiri sedang libur musim dingin.

Namun, jadwal masuk kuliah para mahasiswa, yang harusnya jatuh di awal Maret, kata Desvinta, telah ditunda hingga pertengahan Maret.Yang kini dilakukannya, kata Desvinta, adalah menghabiskan waktu dengan menonton drama Korea dan berkomunikasi dengan teman-temannya via ponsel.”(Kami) sharing keadaan. Apa (teman-teman) sudah makan dan apa semua sehat? Kemudian kami saling update perkembangan di sini,” katanya.Daegu adalah kota terbesar keempat di Korea Selatan yang dilaporkan menjadi pusat penyebaran virus corona.Setidaknya 12 orang meninggal dunia sementara lebih dari 1.100 orang dilaporkan telah terinfeksi virus ini.

Di Korea Selatan sendiri, terdapat lebih dari 37.000 WNI.Seorang WNI yang bekerja di pabrik tekstil di Daegu, Yudi Santoso, mengatakan ia dan sebagian karyawan di perusahaannya, sudah diliburkan untuk dua minggu ke depan.”Mungkin permintaan (barang) dari masyarakat berkurang, jadi produksi (pabriknya) agak berkurang. Jadi diliburkan untuk sementara,” ujarnya.Sementara waktu ini, Yudi mengatakan, ia menghabiskan waktunya di rumah atau di masjid tempat biasanya WNI berkumpul.

Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi, mengatakan sejumlah pabrik di Daegu saat ini tidak beroperasi normal.”Karena supply chain-nya terganggu… Yang di Wuhan kan banyak pabrik-pabrik dari Korea, atau yang supply-nya berasal dari Korea, sehingga pabrik ada yang jalannya 50 persen, 70 persen, tidak full,” ujar Umar.Umar menjelaskan lebih lanjut, status darurat atau ‘Red Alert’ virus Corona di Korea Selatan mengharuskan suatu pabrik diliburkan jika terdapat satu karyawannya yang diduga terinfeksi virus corona.

Baca Juga :Korea Selatan 5000an Positif 32 Meninggal

Umar mengatakan belum ada rencana dari pemerintah Korea Selatan untuk melakukan lockdown atau penutupan akses di Daegu.Sementara itu, kebijakan evakuasi, katanya, ada di tangan pemerintah pusat Korsel.”Semua skenario (evakuasi) sudah kita exercise (lakukan). Persiapan-persiapan kita jalankan terus. Namun, keputusan evakuasi ada di pemerintah pusat. Harus betul-betul dihitung apa kalau dievakuasi itu langkah paling baik, dan sebagainya,” ujarnya.Mahasiswa pasca sarjana di Daegu asal Depok, Jawa Barat, Desvinta Ayu, berpendapat evakuasi belum perlu dilakukan.

“Kami merasa baik-baik saja sampai sejauh ini. Kayaknya tidak akan sampai evakuasi karena pemerintah Korea Selatan juga sangat baik untuk mengatasi virus ini,” ujarnya.Dubes Indonesia untuk Korea Selatan, Umar mengatakan sejauh ini pemerintah Korea Selatan terlihat cepat dan sigap dalam upaya membendung penyebaran virus corona.Pemerintah Korea Selatan telah mengetahui sumber penyebaran virus itu dan berusaha membendungnya.Sekitar 68% kasus di Korea Selatan terkait dengan sebuah sekte yang disebut Shincheonji Church of Jesus, yang terletak di Daegu, seperti diberitakan Reuters.Otoritas kesehatan Korea Selatan telah berencana memeriksa kesehatan lebih dari 200.000 anggota gereja itu untuk menekan penyebaran virus.

“Sudah dikatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan angka (orang yang terinfeksi virus corona) akan nambah karena yang diperiksa memang orang yang sudah diduga terinfeksi,” ujar Umar.Sebelumnya, kata Umar, orang-orang yang sakit hanya memeriksakan diri secara sukarela ke dokter, tapi kini pemeriksaan itu sifatnya wajib.Meski angka orang yang terinfeksi virus corona diduga akan meningkat, Umar meminta WNI di Korea Selatan untuk tidak panik.Ia mengimbau WNI untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan juga menaati arahan otoritas setempat.

WNI yang tinggal di Daegu, khususnya, diminta menghindari tempat-tempat keramaian, sebagaimana sebelumnya diimbau oleh pemerintah Korea Selatan.”(Diimbau) tidak kumpul-kumpul, di Daegu sudah sangat spesifik. Polisi di Daegu punya kewenangan untuk membubarkan (kumpulan orang),” ujarnya.KBRI sudah mendirikan ‘Satgas Waspada’ yang berkomunikasi rutin dengan WNI terkait dengan kondisi mereka, ujar Umar.Sebelumnya, KBRI telah menyumbangkan ribuan masker untuk WNI di Daegu karena kelangkaan masker di kota itu.

1 2 3 4 27